Tanya Senyap
Abdi Kucor
Masih saja instrumen melanglang
Suara lirih menjauh pudar
sedang senyap angin enggan mengantar kerinduan
Ilusi ringsek oleh sandiwaramu
berbuah embun membasahi kaca kelabu
bayangmu masih saja ngelebat pada awang rasa
memaksa perban dan kasa membalut sisa luka
ketidak adilan cinta?
ketidak mampuan?
atau belum waktunya?
Harus bertanya pada siapa
Sang rembulan pun bisu
Mentari pun senyap
Gugus gumintang pun khusyuk dalam tarian
Hanya Dia penolong segala tanya
Lamongan, 24 Maret 2015
Abdi Kucor
Masih saja instrumen melanglang
Suara lirih menjauh pudar
sedang senyap angin enggan mengantar kerinduan
Ilusi ringsek oleh sandiwaramu
berbuah embun membasahi kaca kelabu
bayangmu masih saja ngelebat pada awang rasa
memaksa perban dan kasa membalut sisa luka
ketidak adilan cinta?
ketidak mampuan?
atau belum waktunya?
Harus bertanya pada siapa
Sang rembulan pun bisu
Mentari pun senyap
Gugus gumintang pun khusyuk dalam tarian
Hanya Dia penolong segala tanya
Lamongan, 24 Maret 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar